Deswita*
Program Studi Akuntansi, Universitas Bangka Belitung, Pangkalpinang, Indonesia
Adi Dharma Aprianto
Program Studi Akuntansi, Universitas Bangka Belitung, Pangkalpinang, Indonesia
Shellapertiwi
Program Studi Akuntansi, Universitas Bangka Belitung, Pangkalpinang, Indonesia
Hengky Veru Purbolakseto
Program Studi Akuntansi, Universitas Bangka Belitung, Pangkalpinang, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.19184/jauj.v24i1.60002
ABSTRACT
Taxpayer compliance with billboard taxes is essential in optimizing regional revenue. The relatively low level of compliance indicates the influence of social and cultural factors within society. The purpose of this study is to examinethe impact of ethnicity on billboard tax compliance using culture as a mediating factor. A quantitative method was employed through a survey of 96 billboard taxpayers in Pangkalpinang City. Multiple linear regression and the Sobel Test were used to evaluate the data in order to investigate the mediating role of culture. The outcomes demonstrate that ethnicity has a notable impact on billboard tax compliance, both directly and indirectly through cultural influences. Culture is shown to serve as a mediating factor that reinforces the connection between ethnicity and tax compliance. These findings emphasize the significance of integrating cultural dimensions into initiatives designed to promote greater tax awareness and compliance, particularly in communities characterized by ethnic diversity.
Keywords: Ethnicity, Culture, Tax Compliance, Billboard Tax
ABSTRAK
Kepatuhan wajib pajak reklame merupakan faktor penting dalam optimalisasi penerimaan daerah. Namun, tingkat kepatuhan yang masih rendah menunjukkan adanya pengaruh dari faktor-faktor sosial dan budaya masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dampak suku terhadap kepatuhan pajak reklame dengan menggunakan budaya sebagai variabel mediasi. Metode kuantitatif digunakan melalui survei terhadap 96 wajib pajak reklame di Kota Pangkalpinang. Regresi linear berganda dan uji Sobel digunakan untuk mengevaluasi data guna menyelidiki peran mediasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku memiliki dampak yang signifikan terhadap kepatuhan pajak reklame, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pengaruh budaya. Budaya terbukti berperan sebagai faktor mediasi yang memperkuat hubungan antara suku dengan kepatuhan pajak. Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan dimensi budaya ke dalam inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak, terutama di daerah yang memiliki keragaman suku.
Keywords: Suku, Budaya, Kepatuhan Pajak, Pajak Reklame
REFERENCES
Abdu, E., & Adem, M. (2023). Tax compliance behavior of taxpayers in Ethiopia: A review paper. Cogent Economics & Finance, 11(1), 2189559.
Afifah, L. A., & Susanti, S. (2020). Pengaruh kualitas pelayanan, e-system Perpajakan, dan sosialisasi perpajakan terhadap Kepuasan wajib pajak. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 18(2), 87–101.
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Allam, A., Moussa, T., Abdelhady, M., & Yamen, A. (2023). National culture and tax evasion: The role of the institutional environment quality. Journal of International Accounting, Auditing and Taxation, 52, 100559.
Andriani, L., Bruno, R., Douarin, E., & Stepien-Baig, P. (2022). Is tax morale culturally driven? Journal of Institutional Economics, 18(1), 67–84. https://doi.org/10.1017/S1744137421000072
Anugrah, M. S. S., & Fitriandi, P. (2022). Analisis Kepatuhan Pajak Berdasarkan Theory of Planned Behavior. Info Artha, 6(1), 1–12.
Asriandi, T., & Junaid, A. (2021). Filosofi Budaya Lempu’Na Getteng dalam Perspektif Kepatuhan Wajib Pajak Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah. YUME: Journal of Management, 4(2), 134–144.
Asriandi, Tenriwaru, & Junaid, A. (2021). Filosofi Budaya Lempu’ Na Getteng dalam Perspektif Kepatuhan Wajib Pajak Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah. Journal of Management, 4(2). https://doi.org/10.37531/yum.v11.75
Atuguba, R. (2021). Tax Culture: Perspectives from an African State. American Journal of Trade and Policy, 8(1), 25–58.
Badan Keuangan Daerah Kota Pangkalpinang. (2024). Pajak Online-Badan Keuangan Daerah Kota Pangkalpinang. Pemerintah Kota Pangkalpinang. https://pajakonline.pangkalpinangkota.go.id/
Badan Pusat Statistik Kota Pangkal Pinang. (2025). Kota Pangkalpinang Dalam Angka.
Cahyono, E., Syafitri, W., & Susilo, A. (2021). Ethnicity, Migration, And Entrepreneurship In Indonesia. Journal of Indonesian Applied Economics, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.21776/ub.jiae.2021.009.01.1
Damis, S., Su’un, M., & Tenriwaru, T. (2021). Pengaruh Persepsi Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Membayar Pajak Pada Pengusaha Muda Di Kota Parepare Dimoderasi Oleh Nilai Budaya Bugis.
Guerra, A., & Harrington, B. (2023). Regional variation in tax compliance and the role of culture. Economia Politica, 40(1), 139–152.
Hazmi, M. Z., Suhendro, S., & Dewi, R. R. (2020). Pengaruh pemahaman wajib pajak, kualitas pelayanan dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak pada KPP Pratama Surakarta. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 18(1), 28–40.
Indonesia. (2021). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Iraman, E., Ono, Y., & Kakinaka, M. (2022). Tax compliance and social desirability bias of taxpayers: experimental evidence from Indonesia. Journal of Public Policy, 42(1), 92–109.
Judijanto, L. (2024). Persepsi masyarakat terhadap kewajiban perpajakan. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan, 1(4), 499–514.
Kate, F. Ten, Klasing, M. J., & Milionis, P. (2023). Societal diversity, group identities and their implications for tax morale. Journal of Comparative Economics, 51(3), 1048–1067.
Mbilla, S. A. E. (2023). Social drivers and tax revenue: The mediation effect of tax compliance. Evidence from an emerging economy. Cogent Economics and Finance, 11(2). https://doi.org/10.1080/23322039.2023.2285638
Pandiangan, E. C., Andyarini, K. T., & Oktavia, D. (2024). Individual Taxpayer Compliance Behavior: Influence of Educational Level, Income Level Ethnic Diversity. Journal of Accounting, Management, and Economics Research (JAMER), 2(2), 105–118.
Pramudita, G., & Muslihati, M. (2024). Eksplorasi Budaya dalam Konseling: Kajian Nilai-nilai Pada Suku Melayu Jambi. JKI (Jurnal Konseling Indonesia), 9(2), 85–96.
Ramadani, S., Sinring, B., & Tenriwaru, T. (2021). Internalisasi Budaya Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi Dan Pammali Dalam Kepatuhan Pajak Umkm Kota Makassar. SIMAK, 19(01), 1–16.
Reyvani, D., Sari, I. D., Yuanita, P., & Vientiany, D. (2024). Peranan hukum pajak sebagai sumber keuangan negara pada pembangunan nasional dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Digital, 1(4), 961–966.
Riyadi, S. P., Setiawan, B., & Alfarago, D. (2021). Pengaruh kepatuhan wajib pajak, pemeriksaan pajak, dan pemungutan pajak terhadap penerimaan pajak penghasilan badan. Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP), 8(02), 57–67.
Sadjiarto, A., Susanto, A. N., Yuniar, E., & Hartanto, M. G. (2020). Factors affecting perception of tax evasion among Chindos. 23rd Asian Forum of Business Education (AFBE 2019), 487–493.
Sinta, D., Afriansyah, B., & Charolina, O. (2022). Perubahan Peraturan Pajak Penghasilan Pada Undang-Undang Harmonisasi Dan Perannya Dalam Memperkuat Fungsi Budgetair Perpajakan. IKRAITH-EKONOMIKA, 5(3), 324–330.
Sugiyono, P. D. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. ALFABETA.
Sukabumi, S. P. (2022). Teknik pengambilan sampel umum dalam metodologi penelitian: Literature review. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 85–114.
Wibowo, D. (2025). Cultural influences on tax perceptions and compliance in rural Timor. Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 10(1), 72–81.
Winter, F., & Zhang, N. (2018). Social norm enforcement in ethnically diverse communities. Proceedings of the National Academy of Sciences, 115(11), 2722–2727.
Yasa, I. N. P., & Prayudi, M. A. (2019). Nilai-nilai etika berbasis kearifan lokal dan perilaku kepatuhan perpajakan. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 22(2), 361–390.
Yoga, I. G. A. P., Yadnyana, I. K., Dwija, I. G. A. M. A., & Badera, I. D. N. (2025). The Impact of Cultural Norms on Tax Compliance: A Global Empirical Analysis. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Jagaditha, 12(2), 159–178.
Zakiya, N., & Hariyadi, S. (2022). Nilai budaya kolektivisme dan perilaku asertif pada suku Jawa. Journal of Social and Industrial Psychology, 11(2), 62–71.
Zuhrah, N., Umamah, R., Kurniawan, H., & Nurcahya, W. F. (2024). Pengaruh Reformasi dan Modernisasi Perpajakan terhadap Kepatuhan dan Penerimaan Pajak di Indonesia. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(4), 19.
Published
30-06-2026
Issue
Vol. 24 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Universitas Jember
Pages
1-17
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Akuntansi Universitas Jember
How to Cite
Deswita, Aprianto, A. D., Shellapertiwi, & Purbolakseto, H. V. (2026). When Cultural and Ethnic Identity Meets Fiscal Policy: A Study of Billboard Tax Compliance in Pangkalpinang City. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 24(1), 1–17. https://doi.org/10.19184/jauj.v24i1.60002