Andi Irfan
Fakultas Ekonomika dan Ilmu Sosial
UIN SUSKA RIAU
DOI: https://doi.org/10.19184/jauj.v10i2.1251
ABSTRACT
The purpose of this research is to find the interpretation of Ar-rahn or “boroh” and its implication of the perspective of marhun and rahin. Informants are from marhun and rahin in Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir. Data is collected through interviews with informants and analysed by employing phenomenology. The results of this research show that informants often practise Ar-rahn and don't care about the sharia principles are violated. His findings murtahin utilized by marhun with permission or without the permission of rahin and ignore the maintenance costs. When the Murtahin was sold to pay off debts but the fact murtahin directly into the right marhun without any auction process.
Keywords: Ar-Rahn, “Boroh”
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan interpretasi Ar-rahn atau “boroh” dan implikasinya dari perspektif marhun dan rahin. Informan berasal dari marhun dan rahin di Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa informan sering mempraktikkan Ar-rahn dan tidak peduli terhadap pelanggaran prinsip syariah. Temuan menunjukkan bahwa murtahin digunakan oleh marhun dengan atau tanpa izin rahin, serta mengabaikan biaya pemeliharaan. Ketika murtahin dijual untuk melunasi utang, namun faktanya murtahin langsung jatuh ke tangan marhun tanpa proses lelang.
Keywords: Ar-Rahn, “Boroh”
REFERENCES
Al-Fiqhu Al-Islami wa Adillatuhu, karya Wahbah Az-zuhaili V/183. Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, terbitan Kementrian Agama Kuwait. Al-Mulakhkhash Al-Fiqhi, karya DR. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan II/69 Al Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz, Syaikh Dr. ‘Abdul ‘Azhim Badawi, terbitan Dar Ibnu Rajab, cetakan ketiga, 1421 H.
Binti Maamor, Selamah dan Ghafar Ismail, Abdul, 2006 “The Ar-Rahnu Efficiency and Its Determinants” Journal of Islamic Economics, Banking and Finance, Volume-6 Number-1
Bungin. B, 2007. Analisis Data Kualitatif: Pemahaman Filosofis dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi. PT. Raja Grafindo Persada Jakarta Bungin. B, 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif, Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. PT. Raja Grafindo Persada Jakarta Dahlina, Rina, 2005. Kedudukan Lembaga Gadai Syariah (Ar-rahn) dalam sistem perekonomian Islam (Studi di Bank Muamalat Indonesia cabang Medan dan BNI Unit syariah Cabang Medan). e.USU Repository. Hal. 2. Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) No.25/DSN-MUI/III/2002.
Fazli Mohd, Mohd Sam Et al. Februari 2010, The Awareness And The Acceptance Of Islamic Pawnshops. IJJRAS.
Fiqhus Sunnah, karya As-Sayyid Sabiq III/195.
Mydin Meera, Ahamed Kamee, 2006 “Integrating al-Rahn with the Gold Dinar: The initial building-blocks towards a gold-based economy”, Department of Business Administration, Faculty of Economics and Management Sciences. International Islamic University Malaysia.
Pat, S dan K. Kosmala-Maclullich, 2004. “A Construction of auditor Independencein the Czech Republic: Local Inssights”. Accounting, Auditing and Accountability. Journal Vol. 17 No.2.
Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah, Jus III, Beirut: Dar al-Fikr, tt, hal. 187 Susilo, Y. Sri, dkk. Bank Dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta : Salemba Empat, 1999. hal. 132
Syafi’i Antonio, Muhammad, 2001: Bank Syariah, Dari Teori Ke Praktik, Gema Insani. Jakarta
http//www.google.com.abu fawaz asy-syirboony.html. tanggal akses 20 Juli 2012 http//www.blogspot.blogkitabersama.com. tanggal akses 20 Juli 2012
Published
31-12-2012
Issue
Vol. 10 No. 2 (2012): Jurnal Akuntansi Universitas Jember
Pages
48-63
License
Copyright (c) 2012 Jurnal Akuntansi Universitas Jember
How to Cite
Irfan, A. (2015). Suatu Tinjauan Islam: Praktik “Boroh”(Pegadaian)(Mengatasi Masalah Dengan Masalah). Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 10(2), 48-63.
https://doi.org/10.19184/jauj.v10i2.1251