Yulinartati
Universitas Muhammadiyah, Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/jauj.v10i2.1253
ABSTRACT
The purpose of this study was to determine whether the Current Ratio (CR), Debt Equity Ratio (DER), Total Assets Over Turen (TATO), net profit margin (NPM), Debt to Assets Ratio (DAR), Return on Assets (ROA) , Return on Equity (ROE), Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin (OPM) influential in distinguishing healthy firms and perusahaa bankruptcy discriminant model. Based on discriminant analysis of known groups of healthy companies and a group of companies that went bankrupt differ significantly, from 9 (nine) variables are in use only 4 (four) variable Current Ratio, Debt Equity Ratio, Net Profit Margin, and Gross Profit Margin is selected and able to differentiate healthy companies and companies go bankrupt, while the 5 (five) of the variables, Turn Over Total Assets, Debt to Assets Ratio, Return on Assets, Return on Assets, and Operating Profit Margin are not able to differentiate healthy and bankrupt companies.
Keywords: Current Ratio ,Debt Equity Ratio, Total Assets Turen Over , Net profit Margin , Return on Assets, Return on Equity.
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah Rasio Lancar (CR), Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER), Total Assets Over Turnover (TATO), Margin Laba Bersih (NPM), Rasio Utang terhadap Aset (DAR), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Margin Laba Kotor (GPM), dan Margin Laba Operasional (OPM) berpengaruh dalam membedakan perusahaan sehat dan perusahaan yang bangkrut dalam model diskriminan. Berdasarkan analisis diskriminan terhadap kelompok perusahaan sehat yang diketahui dan kelompok perusahaan yang bangkrut, terdapat perbedaan yang signifikan. Dari 9 (sembilan) variabel yang digunakan, hanya 4 (empat) variabel, yaitu Rasio Lancar, Rasio Utang terhadap Ekuitas, Margin Laba Bersih, dan Margin Laba Kotor, yang terpilih dan mampu membedakan perusahaan sehat dan perusahaan yang bangkrut. Sementara itu, 5 (lima) variabel lainnya, yaitu Perputaran Aset Total, Rasio Utang terhadap Aset, Return on Assets, Return on Assets, dan Operating Profit Margin tidak mampu membedakan perusahaan sehat dan perusahaan yang bangkrut.
Keywords: Rasio Lancar, Rasio Utang terhadap Ekuitas, Perputaran Aset Total, Margin Laba Bersih, Return on Assets, Return on Equity.
REFERENCES
Adnan, Muhamad A & Taufiq, Muhamad I. (2000). Analisis ketepatan Prediksi Metode Altman Terhadap Terjadinya Likuiditas Pada Lembaga Perbankan. Jurnal Ekonomi & Auditing Volume 5 No.2 Desember. Yogyakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.
Aryati, titi. 1999. “Analisis Kebangkrutan Bank”. Bunga Rampai Kajian Teori Keuangan In Memorian Prof. Dr. Bambang Riyanto. Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Bambang Riyanto, 2001, Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, BPFE UGM, Yogyakarta.
Dillon, William R. (1999), Multivariate Analisys and Aplication, John Willey and Sons, amber Massachusets
Djarwanto PS, 2000, Metode Penelitian, Cetakan Pertama Edisi Pertama, BPFE UGM, Yogyakarta
Eduardus Tandelilin, 2007, Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio, Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta
Fatkhurrozi, 2007, Analisis pengaruh kebangkrutan bank dengan metode altman z-score terhadap harga saham perusahaan perbankan di bursa efek Jakarta”, skripsi Universitas Negeri Semarang.
Ghozali, Imam, 2006, Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS, Semarang, Universitas Diponegoro Semarang.
Hanafi, Hamduh M. dan Halim, Abdul. 2003. Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta: UPP-AMP YKPN.
Haryadi Sarjono, 2007, Analisis laporan keuangan sebagai alat prediksi kemungkinan kebangkrutan dengan model diskriminan altman pada sepuluh perusahaan properti di bursa efek Jakarta, Skripsi, Universitas Bunda mulia Jakarta
Husein Umar,2001. Metodologi Penelitian Aplikasi Dalam Pemasaran. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Jogiyanto. 2001. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta : BPFE. Setyorini dan Abdul Halim. 1999. Studi Potensi Kebangkrutan Perusahaan Publik di Bursa Efek Jakarta Tahun 1996-1998. Dalam Simposium Nasional Akuntansi II di Universitas Brawijaya Malang: IAI Yogayakarta.
Suad Husnan. 2001. Dasar-Dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Edisi 4., Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
Supardi dan Sri Mastuti. 2003. Validitas Penggunaan Z-Score Altman Untuk Menilai Kebangkrutan Pada Perusahaan Perbankan Go Publik di Bursa Efek Jakarta. Dalam Kompak No. 7. Januari-April
Suwarsono, 2001, Analisis investasi dan manajemen portofolio, edisi pertama, Malang, UM Press
Tatang Ary Gumanti, 2007, Manajemen Investasi : Konsep, Teori dan Aplikasi, Edisi Pertama, Center for Society Studies, Jember
www.idx.co.id/Company_Profil/Financial_statements.htm
Published
31-12-2012
Issue
Vol. 10 No. 2 (2012): Jurnal Akuntansi Universitas Jember
Pages
97-108
License
Copyright (c) 2012 Jurnal Akuntansi Universitas Jember
How to Cite
Yulinartati, Y. (2012). Analisis Kinerja Keuangan Sebagai Alat Prediksi Kebangkrutan Dengan Model Diskriminan. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 10(2), 97-108. https://doi.org/10.19184/jauj.v10i2.1253